← Kembali ke Beranda

Jurnal Kokurikuler Agustus 2026: GENTA CINTA - Madrasah Hijau, Hatiku Teduh

Laporan

31 Agustus 2026

Jurnal Kokurikuler Agustus 2026: GENTA CINTA - Madrasah Hijau, Hatiku Teduh
Daftar Isi
  1. GENTA CINTA Agustus 2026: Madrasah Hijau, Hatiku Teduh
  2. Pekan I (1 Agustus): Identifikasi Tanaman
  3. Pekan II (8 Agustus): Kebersihan Madrasah
  4. Pekan III (15 Agustus): Libur HUT RI Ke-81
  5. Pekan IV (22 Agustus): Media Tanam Siap
  6. Pekan V (29 Agustus): Semai dan Rawat
  7. Capaian, Kendala, dan Tindak Lanjut
  8. Tim Pelaksana

Jurnal kokurikuler Agustus 2026: GENTA CINTA Madrasah Hijau Hatiku Teduh kelas VII-IX, dari observasi tanaman hingga semai benih.

GENTA CINTA Agustus 2026: Madrasah Hijau, Hatiku Teduh

Selama bulan Agustus 2026, MTs Ma'arif Darul Hasan Polokarto melaksanakan program kokurikuler GENTA CINTA (Gerakan Nyata Berbasis Cinta) dengan tema Madrasah Hijau, Hatiku Teduh untuk siswa Kelas VII, VIII, dan IX.

Kegiatan dirancang bertahap dari pemahaman sampai aksi nyata: observasi tanaman, aksi kebersihan, penyiapan media tanam, lalu penyemaian benih dan perawatan harian. Seluruh aktivitas diintegrasikan dengan nilai Akidah Akhlak, Al-Qur'an Hadits, dan Panca Cinta.


Pekan I (1 Agustus): Identifikasi Tanaman

Siswa melakukan observasi langsung (outdoor learning) memakai LKPD: mengenali tanaman di lingkungan madrasah seperti sawo, matoa, pisang, kelor, lidah buaya, kaktus, dan mawar, lalu mengelompokkannya ke dalam 4 kategori: hias, obat, peneduh, dan buah.

Observasi dan identifikasi tanaman di lingkungan madrasah
Observasi dan identifikasi tanaman di lingkungan madrasah

Nilai yang ditanamkan: tauhid rububiyah (mensyukuri keanekaragaman ciptaan Allah SWT) dan akhlak terhadap alam, selaras dengan QS. Al-A'raf: 56 tentang larangan berbuat kerusakan di bumi serta hadits bahwa tanaman yang ditanam muslim bernilai sedekah (HR. Bukhari dan Muslim).


Pekan II (8 Agustus): Kebersihan Madrasah

Siswa menganalisis penyebab lingkungan kotor (buang sampah sembarangan, kurangnya tempat sampah terpilah, aktivitas jajan), lalu bergerak: membersihkan halaman dan lapangan, memilah sampah organik dan anorganik, serta menyusun rencana aksi piket bersih.

Aksi kebersihan dan pemilahan sampah organik dan anorganik
Aksi kebersihan dan pemilahan sampah organik dan anorganik

Kebersihan dimaknai sebagai wujud thaharah dan amanah: QS. Al-Baqarah: 222 dan hadits kebersihan sebagian dari iman (HR. Muslim).


Pekan III (15 Agustus): Libur HUT RI Ke-81

Kegiatan kokurikuler ditiadakan. Siswa mengikuti peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-81 di madrasah dan lingkungan masing-masing sebagai wujud cinta tanah air.


Pekan IV (22 Agustus): Media Tanam Siap

Setiap siswa menyiapkan lebih dari satu media tanam (polybag/plastik bekas berisi campuran tanah subur dan kompos, plus tray semai berlabel), lalu membiasakan penyiraman harian agar media matang dan siap ditanami.

Penyiapan media tanam polybag dan tray semai
Penyiapan media tanam polybag dan tray semai

Fase ini melatih ikhtiar, kesabaran, dan tawakal (Allah Maha Menumbuhkan), selaras tadabbur QS. Qaf: 9-11 dan semangat Ihya'ul Mawat (memakmurkan bumi).


Pekan V (29 Agustus): Semai dan Rawat

Benih pilihan (cabai, tomat, terong, tanaman hias/obat) disemai ke media yang sudah disiapkan. Kelas menyusun jadwal piket harian: menyiram, membersihkan gulma, dan mencatat tumbuh kembang tunas di jurnal pemantauan.

Penyemaian benih tanaman pilihan ke media tanam
Penyemaian benih tanaman pilihan ke media tanam
Penyiraman dan pemantauan tunas lewat jurnal piket harian
Penyiraman dan pemantauan tunas lewat jurnal piket harian

Momen tunas pecah dari benih kering menjadi pintu tadabbur QS. Al-Waqi'ah: 63-64 tentang Allah Al-Khaliq dan Al-Bari', sekaligus latihan sabar dan istiqamah merawat setiap hari.


Capaian, Kendala, dan Tindak Lanjut

Capaian: partisipasi siswa sangat tinggi; kepedulian lingkungan tumbuh lewat kerja nyata; asesmen sikap (disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kepedulian) menunjukkan perkembangan baik; integrasi ayat dan hadits mengubah mindset bahwa merawat tanaman dan menjaga kebersihan adalah ibadah.

Kendala: konsistensi penyiraman saat libur akhir pekan, sampah yang masih berserakan, dan kondisi madrasah yang belum rindang sehingga perlu penataan titik tanam yang strategis.

RTL September: lanjutkan penyiraman harian dan grafik pertumbuhan di jurnal piket; transplanting bibit berdaun 3-4 helai ke pot/lahan yang lebih besar; pemberian pupuk organik cair (POC) berkala; pendampingan intensif bagi siswa yang masih perlu bimbingan.

Merawat tanaman dan menjaga kebersihan madrasah adalah bentuk syukur dan ibadah kepada Allah SWT.


Tim Pelaksana

  1. Kelas VII — Erwin Bima Satriya, S.Pd. (Koordinator Kelas VII)
  2. Kelas VIII — Dwi Santoso, S.Pd. (Koordinator Kelas VIII)
  3. Kelas IX — Mangesti Zaki Sopheia Philein, S.Pd. (Koordinator Kelas IX)

Mengetahui: Intan Sari, S.Pd., M.Pd. (Kepala Madrasah)


Dokumen lengkap dapat dilihat di sini